PONTIANAK–MICOM: Animo warga Kalimantan Barat untuk berobat dan menjalani pemeriksaan medis ke Serawak, Malaysia cukup tinggi. Dalam satu hari diperkirakan terdapat ratusan pasien dari Kalimantan Barat yang berobat ke sejumlah rumah sakit di Serawak.

“Pesawat rute Pontianak-Kuching (ibu kota Serawak), sekitar 20% penumpang adalah orang sakit,” kata Ketua Komite Sosek Malindo dan BIMP-EAGA Dewan Perniagaan dan Perindustrian Serawak Datu Salleh Haji Sulaiman, di Pontianak, Jumat (29/7).

Rute Pontianak-Kuching dilayani oleh dua maskapai penerbangan dengan pesawat jenis Boeing 737-400. Mereka terbang empat kali sehari. Boeing 737-400 berkapasitas penumpang sekitar 136 orang.

Jika diasumsikan kapasitas semua armada dalam empat kali penerbangan itu terisi penuh, berarti terdapat 109 warga Kalimantan Barat yang pergi berobat ke Kuching setiap hari. Angka itu belum termasuk calon pasien yang berangkat dengan menggunakan jalur darat.

“Tapi belum tentu juga semua penumpang yang sakit itu rakyat Kalimantan Barat. Sebab, rute tersebut juga menyinggahi Jakarta,” jelas Salleh, mantan Sekretaris Daerah Serawak.

Fenomena warga Kalimantan Barat berobat ke Serawak sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Beberapa pejabat di daerah itu bahkan ada yang rutin memeriksakan kesehatan mereka ke Serawak.

Pelayanan yang baik serta kepastian biaya dan diagnosa menjadi alasan utama warga Kalimantan Barat memilih berobat ke negeri jiran itu. Seperti yang diutarakan Andreas Acui Simanjaya, warga Kecamatan Pontianak Utara.

“Diagnosa dokter di sana sangat akurat. Kalau di sini (Indonesia) sering tidak jelas dan berbelit-belit, bahkan kadang salah mendiagnosa,” katanya. (OL-8)

Penulis : Aris Munandar
Sumber: Media Indonesia
Jumat, 29 Juli 2011 18:13 WIB
Didokumentasikan: 01 November 2011 | 23:14